Senja menemani langkahku yang sepi…
Tatkala mentari sudah Lelah menampakkan sinarnya
Mungkin Hari ini Mentari Bekerja Seharian ….memberi kehangatan ,
memberi impian dan memberi kesempatan untuk hidup sekelilingnya
Padaku dimana kutumpukan semua langkah ini menuju Ujung Singgasana
dimana aku dilahirkan di sebuah dusun tak berawan
Dimana langit terlihat jelas dengan panoramanya…
dimana langit telanjang dada, dan tak sehelai awanpun menutupinya
Namun langkahku tak jua sampai singgasana
dimana matahari menjadi Bagindanya
padahal kutahu matahari mengharap kedatanganku
karena aku lah yang mampu menceritakan secara terbuka
apa yang selama ini mentari butuhkan
karena aku tak pernah di liputi awan yang membuat sinarnya membias
karena aku selalu bertatapan dengannya di dusun tak berawan
tapi mengapa langkahku masih teramat jauuh menuju singgasananya
seperti berjalan di eskalator yang terbalik arahnya, namun ku tetap melangkah
Aku terus berjuang demi ingin mencapai singgasana matahari
agar aku dapat menceritakan langsung kabar berita dari dusunku
aku ingin sampaikan apa yang mesti di berikan oleh sang baginda matahari
Dari Dusunku yang tak berawan……
medio, Jakarta 1 Februari 2010